Cari Blog Ini

Jumat, 28 Juli 2017

SIAPA TERORIS SEBENARNYA

Disaat zionis israel membantai ribuan umat muslim palestina, apakah mereka disebut teroris?
Dunia seakan bungkam akan hal ini, mereka bisu,buta, tuli!!!!!!!!!!!
Disaat zionis israel melarang ibadah di masjid AL-AQSO apa itu suatu penindasan?
Mereka semua .... hmm ntah lah.......

Tapi saat tentara zionis terbunuh hanya beberapa orang saja media seakan-akan membesarkan hal tersebut, media seakan meberi tudingan tudingan tidak etis, SEBENARNYA DUNIA APA INI? media lokal maupun global sama saja, mereka hanya memberitakan hal yang tidak benar tentang umat muslim.

Tapi ketika pelakunya yang di DUGA umat muslim, media seakan tidak mau ketinggalan memberitakan hal ini, tapi ketika yang menjadi korban adalah umat muslim media semua akan tidak tau, hmmm seperti........ entah lah sampai tidak bisa diumpamakan.

Pada saat kondisi seperti ini apa yang dapat kita lakukan? kita hanya penikmat saja, apa yang mereka beritakan di media mau tidak mau harus kita telan. 

Disaat umat muslim melawan, katanya teroris, Disaat umat islam menuntut haknya katanya anarkis, Ketika umat islam menjalankan syariat islam katanya tidak toleranlah, yang inilah, yang itulah entah lah terasa bosan mendengar tudingan mereka. dimana yang katanya ahli keadilan, mana yang katanya ahli kesetaraan, dimana yang katanya ahli perdamaian.................. ohh mungkin mereka sedang tidur, ya mungkin saja, atau mungkin, jangan dibilang lah, nanti dikata anarkis pula................
Tapi, kami yakin suatu saat akan datang dimana kejayaan kami akan kami dapatkan, cepat atau lambat. mungkin walaupun kami tidak merasakan akan kejayaan itu, kami yakin anak cucu kami akan merasakan hal tersebut.






Sumber gambar: Dari berbagai sumber

Senin, 24 Juli 2017

FUNGSI DAN PERAN KOPERASI

FUNGSI DAN PERAN KOPERASI

1.1.            Fugsi Koperasi

Fungsi dapat diartikan sebagai alat untuk mencapai tujuan dan tujuan ini harus jelas dan tegas. Koperasi pada hakekatnya hanyalah alat untuk mencapai tujuan. Apa bila koperasi yang memberikan jasanya maka kita harus memeliharanya dengan membayar biaya yang dikeluarkan.
Fungsi koperasi dalam hal ini adalah memberikan jasa kepada anggota, dan anggota mengeluarkan biaya untuk menggantinya. Dengan demikian koperasi tidak mendapat apa-apa, akan tetapi anggota yang menerima manfaat tersebut.
Koperasi yang berdasarkan kekeluargaan dan kegotongroyongan tidak berarti koperasi meninggalkan sifat dan syarat-syarat ekonominya sehingga kehilangan efesiensinya. Fungsi dan peran koperasi berdasarkan pasal 4 Undang-Undang No 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian SBB:
1.      Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahtraan ekonomi dan sosial.
2.      Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
3.      Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperaasi sebagai sokogurunya.
4.      Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

1.2.            Peranan koperasi

Sebuah koperasi dapat berperan pada masyarakat atau setidak-tidaknya dapat diterima  oleh masyarakat hal ini sangat tergantung pada hal-hal SBB:
a.      Tujuan yang ingin dicapai masyarakat, artinya apakah tujuan koperasi sudah cocok dengan tujuan masyarakat dalam lapangan ekonomi. Tujuan koperasi dibedakan menjadi dua macam yaitu: tujuan umum dan tujuan sementara. Tujuan umum koperasi adalah meningkatkan kemakmuran anggota dan masyarakat daerah kerja koperasi itu sendiri. Tujuan sementara koperasi adalah tujuan yang biasanya berkaitan erat dengan jenis koperasinya.
1)      Koperasi produksi
2)      Koperasi konsumsi
3)      Koperasi kredit

b.      Kebiasan masyarakat dalam soal mengadakan transaksi dan berusaha, serta adat masyarakat.
Apabila pelaksanaan koperasi sudah sesuai dengan kebiasaan masyarakat tersebut, berarti koperasi bukan barang baru lagi bagi mereka. Kebutuhan akan koperasi mempunyai dasar yang kuat karena sudah berakar dengan masyarakat yang bersangkutan. Apa bila masyarakat kurang membutuhkan akan adanya koperasi maka besar kemungkinan koperasi tersebut tidak akan berhasil, karena tidak ada partisipasi dari masyarakat.


c.  Citra koperasi pada masyarakat yang bersangkutan, apakah koperasi didaerah tersebut mengalami kegagalan atau tidak, baik gagal karena pengurus yang kurang profesional. Apa bila citra koperasi sudah tidak baik maka tidak akan mendapat dukungan dari masyarakat.











Sumber:MANAJEMEN KOPERASI
(Seri Perguruan Tinggi)
PUSPA DEWI,SE,MM.
SYAFRIZAL, SE,MM.


Minggu, 23 Juli 2017

RENCANA BISNIS "JAJANAN NUSANTARA BAKSO"



RENCANA BISNIS
 “ JAJANAN NUSANTARA : BAKSO  ”
TUGAS : MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN

DISUSUN OLEH :

NANDA NURLIAWAN
NIM : 14.10.089.530.238






SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI INDRAGIRI (STIE-I)
RENGAT 2017





KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. Yang atas Rahmatnya maka penulis dapat menyelesaikan rencana bisnis ini yaitu bisnis “JAJANAN NUSANTARA :BAKSO”
                           Penulisan rencana bisns ini merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan mata kuliah MANAJEMEN KEWIRAUSAHAAN di sekolah tinggi ilmu ekonomi indragiri (STIE-I).
                           Dalam penulisan ini merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknik penulisan maupun materi, mengingat kemampuan yang di miliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat di perlukan untuk menyempurnakan penulisan makalah ini.
Dan semoga dengan selesainya penulia rencana bisnis ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Amin.

Langkat,06 Juli 2017

Penulis 





Daftar Isi
Kata Pengantar………………………………………………….......……………................ii
Daftar isi………………………………………………………..................……………….iii
Latar Belakang…………………………………………………………….................…….iv
Aspek Pemasaran…………………………………..................…………………………….v
Aspek Produksi………………………………………………..............……………………v
Aspek Organisasi/Manajemen…………………………………………................……….vii
Aspek Keuangan…………………………………………………………...............………ix
Penutup................................................................................................................................ xi













1.     Latar Belakang


Bakso adalah salah satu makanan yang familiar di lidah banyak orang. Makanan ini tidak hanya digemari masyarakat menengah kebawah saja, bahkan masyarakat menengah keatas pun sangat menyukai jajanan ini.
Dimana cara pembuatan bakso ini cukup sederhana hal ini adalah salah satu faktor yang mendorong penulis untuk membuat perencanaan bisnis ini. Melihat dari banyaknya permintaan jajanan tersebut penulis melihat bahwa ada peluang yang cukup menjanjikan, apa lagi jajanan tersebut cukup terjangkau dan tidak terlalu mahal. Kemudian penulis melihat dari pesatnya pertumbuhan penduduk dan pembangunan hal ini juga dapat mempengaruhi hasil penjualan yang akan didapatkan.
Melihat pesatnya pertumbuhan penduduk, dan banyak penikmat jajanan tersebut maka penulis melihat kemungkinan besarnya peluang usaha dan berencana mendirikan jajanan nusantara yaitu bakso.
Pada jaman sekarang ini kita harus mampu melihat peluang usaha yang ada disekiar kita, apalagi dengan banyaknya pesaing, disini kita harus mengutamakan kualitas rasa dan pelayanan.
Semoga dengan didirikan usaha ini jajanan nusantara khususnya bakso bisa terus bersaing dipasaran, karena bakso ini sangat cocok untuk di nikmati oleh berbagai kalangan dan berbagai situasi cuaca.
Dari usaha ini penulis mengharapkan dapat membantu pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat sekitar yang berada diruanglingkup daerah usaha ini didirikan.






2.     ASPEK PEMASARAN

2.1.  PRODUK           : Berbagai jenis bakso

2.2.  HARGA               : Relatif terhadap jenis menu makanan yang tersedia sepeti tabel berikut:
NO
DAFTAR MENU
DAFTAR HARGA(RP)
1
BAKSO SEPESIAL
20.000
2
BAKSO URAT
18.000
3
BAKSO SUPER
15.000
4
BAKSO MIE AYAM
12.000
5
BAKSO STANDAR
10.000

 Diasumsikan hasil penjualan seperti pada tabel
NO
MENU
TERJUAL/MANKUK
JUMLAH
1
BAKSO SEPESIAL
8 x 20.000
RP 160.000
2
BAKSO URAT
7 x 18.000
RP 126.000
3
BAKSO SUPER
9 x 15.000
RP 135.000
4
BAKSO MIE AYAM
10 x 12.000
RP 120.000
5
BAKSO STANDAR
15 x10.000
RP 150.000
JUMLAH TOTAL
RP 691.000



2.3.  DISTRIBUSI      : LOKASI WARUNG BAKSO DESA ALURGADUNG(dusun II alurgadung) KEC.SAWIT SEBRANG, KAB. LANGKAT. Sasaran konsumen masyarakat sekitar dan dari berbagai lapisan masyarakat yang berada di kecamatan tersebut.
2.4.  PROMOSI          :Melalui sepanduk, baleho, brosur, online dan dari mulutkemulut.



3.     ASPEK PRODUKSI

3.1.  DESAIN PRODUK        :Berbentuk barang dan Jasa : Pelayanan jasa penjualan bakso.
                                                                                                                 
3.2.  PROSES PRODUK         :

1.      Dengan membeli daging ayam segar pilihan, tepung beserta bumbu yang telah di tentukan.
2.      Bahan-bahan tesebut kemudian di antar ditempat penggilingan bakso
3.      Kemudian bakso di cetak dan direbus.
4.      Penyajian.

.

3.3.  BIAYA PRODUK          :Relatif tergantung harga bahan pokok yang sedang berkembang.

3.3.1 Tabel harga bahan-bahan pembuatan bakso dan upah penggilingan(*)
NO
NAMA BAHAN
HARGA/KG
JUMLAH HARGA
1
DAGING AYAM SEGAR
RP 24.000 x 3 KG
RP 72.000
2
TEPUNG TAPIOKA
RP 8.000 x 1 KG
RP 8.000
3
BAWANG PUTIH
RP 38.000 x ¼ KG
RP   9.500
4
GARAM
RP 1.000
RP   1.000
5
MERICA BUBUK
RP 1.000  x  1 BKS
RP   1.000
6
UPAH PENGGILINGAN
RP 7.000  x 3 KG
RP 21.000
JUMLAH
RP 112.500
(*) biayadapatberubahsewaktu-waku




3.3.2. Tabelbiayabahankuahbaksodanpelengkap(*)
NO
NAMA BAHAN
JUMLAH HARGA
1
8 LITER AIR
RP-
2
LEMAK AYAM
RP 10.000
3
BUMBU HALUS
·         16 butirkemiri
·         1 sdmlada
·         5 sdmminyakgoreng
·         8 siungbawangputih
·         3 sendoktehgaram
RP 30.000
4
MIE INSTAN
RP 28.000
5
KECAP & SAUS
RP 10.000
6
MIE HUN
RP   5.000
7
BAWANG GORENG
RP   5.000
9
CABAI GILING
RP   7.000
JUMLAH
RP 95.000
(*) biayadapatberubahsewaktu-waku




3.3.3 Tabelbiayaoperasionaldanlainya
NO
JENIS BIAYA
JUMLAH
KETERANGAN
1
GAJI KARYAWAN
RP 100.000
1 KARYAWAN/HARI
2
LISTRIK DAN AIR
RP   10.000
1 HARI
3
BIAYA PROMOSI
RP -
 -
JUMLAH
RP 110.000



JUMLAH BIAYA/ HARI                                               :
BELI BAHAN- BAHAN BAKSO                      : RP 112.500
BELI BAHAN-BAHAN KUAH                         : RP   95.000
BIAYA OPERASIONAL                                                : RP 110.000
TOTAL BIAYA                                                 : RP 317.500


4.     ASPEK ORGANISASI/MANAJEMEN

4.1.  STRUKTUR ORGANISASI

4.2.  DAFTAR KARYAWAN : 1 Orang karyawan : Pramunsaji



4.3.  DAFTAR PERALATAN :
1.      Sendok&garpu
2.      Mangkok
3.      Gelas
4.      Piring
5.      Ceret
6.      Tempat kecap dan saus
7.      Dandang
8.      Kompor dan gas






4.4.  TabelBiaya

.Tabelhargaperalatandanperlengkapan
NO
JENIS PERALATAN
HARGA
KETERANGAN
1
SENDOK & GARPU
RP   25.000
1 LUSIN
2
MANGKOK
RP 100.000
1 LUSIN
3
GELAS
RP   26.000
1 LUSIN
4
PIRING PLASTIK KECIL
RP   15.000
1 LUSIN
5
CERET
RP   15.000
3 BUAH
6
TEMPAT KECAP & SAUS
RP   25.000
5 BUAH
7
DANDANG REBUSAN
RP 100.000

8
KOMPOR & GAS
RP 700.000

JUMLAH
RP 1006.000


Tabel harga bahan-bahan pembuatan bakso dan upah pengilingan(*)
NO
NAMA BAHAN
HARGA/KG
JUMLAH HARGA
1
DAGING AYAM SEGAR
RP 24.000 x 3 KG
RP 72.000
2
TEPUNG TAPIOKA
RP 8.000 x 1 KG
RP   8.000
3
BAWANG PUTIH
RP 38.000 x ¼ KG
RP   9.500
4
GARAM
RP 1.000
RP   1.000
5
MERICA BUBUK
RP 1.000  x  1 BKS
RP   1.000
6
UPAH PENGGILINGAN
RP 7.000  x 3 KG
RP 21.000
JUMLAH
RP 112.500
(*) biayadapatberubahsewaktu-waku
. Tabel biaya bahan kuah bakso dan pelengkap(*)
NO
NAMA BAHAN
JUMLAH HARGA
1
8 LITER AIR
RP-
2
LEMAK AYAM
RP 10.000
3
BUMBU HALUS
·         16 butir kemiri
·         1 sdm lada
·         5 sdm minyak goreng
·         8 siung bawang putih
·         3 sendok teh garam
RP 30.000
4
MIE INSTAN
RP 28.000
5
KECAP & SAUS
RP 10.000
6
MIE HUN
RP   5.000
7
BAWANG GORENG
RP   5.000
9
CABAI GILING
RP   7.000
JUMLAH
RP 95.000
(*) biayadapatberubahsewaktu-waku


Tabelbiayaoperasionaldanlainnya
NO
JENIS BIAYA
JUMLAH
KETERANGAN
1
GAJI KARYAWAN
RP 100.000
1 KARYAWAN/HARI
2
LISTRIK DAN AIR
RP   10.000
1 HARI
3
BIAYA PROMOSI
RP -
 -
JUMLAH
RP 110.000






TOTAL BIAYA USAHA:
BIAYA PERALATAN DAN PERLENGKAPAN                                   :RP 1006.000
BIAYA BAHAN-BAHAN PEMBUATAN BAKSO                   :RP   112.500
BIAYA BAHAN-BAHAN KUAH DAN PERLENGKAPAN     :RP     95.000
BIAYA OPERASIONAL DAN LAINNYA                                :RP   110.000
                                                                                                    RP 1323.500


5.     ASPEK KEUANGAN

5.1.Sumber pembiayaan : Modal Pribadi



DAFTAR JUMLAH INVESTASI TETAP
NO
JENIS PERALATAN
HARGA
KETERANGAN
1
SENDOK & GARPU
RP   25.000
1 LUSIN
2
MANGKOK
RP 100.000
1 LUSIN
3
GELAS
RP   26.000
1 LUSIN
4
PIRING PLASTIK KECIL
RP   15.000
1 LUSIN
5
CERET
RP   15.000
3 BUAH
6
TEMPAT KECAP & SAUS
RP   25.000
5 BUAH
7
DANDANG REBUSAN
RP 100.000

8
KOMPOR & GAS
RP 700.000

JUMLAH
RP 1006.000


 Investasi tetap ini dapat digunakan sampai bertahun-tahun kita hanya sekali saja mengeluarkan modal untuk membeli perlengkapan ini.


DAFTAR MODAL HARIAN YANG DI BUTUHKAN
NO
KEBUTUHAN
JUMLAH HARGA
KETERANGAN
1
BAKSO DAN UPAH PENGGILINGAN
RP 112.500
3 KG DAGING DALAM SEKALI PENGGILINGAN
2
KUAH DAN PELENGKAP LAINNNYA
RP   95.000
8 LITER KUAH DALAM 1 HARI
JUMLAH
RP 207.500


 Modal pada tabel di atas kita keluarkan di tiap harinya, kenapa penulis memberikan perhitungan perhari? Itu di karenakan bisnis ini adalah bisnis kuliner yang tidak dapat bertahan hingga berbulan bulan, lagi pula perhitungan perhari ini lebih mudah dan ringkas dalam perhitungannya.
Jadi Total untuk modal awal kebutuhan jangka panjang dan jangka pendek adalah:
RP 1006.000 RP 207.500 = RP I213.500

ASUMSI LABA RUGI

WARUNG JAJANAN NUSANTARA
“PERHITUNGAN ASUMSI LABA-RUGI”
DALAM SATU HARI
Laporanlaba/rugiperiodeselama 1 hari
Pendapatan
Biaya-biaya usaha
·         Biaya gaji
·         Biaya listrik dan air
·         Biaya pembuatan bakso
·         Biaya kuah dan perlengkapan lainnya

Laba bersih


RP 100.000
RP   10.000

RP 112.500

RP  95.000


RP 317.500
RP 691.000









RP 317.500


RP 375.500

Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa laba perharinya yang dihasilkan  adalah: RP 375.500



6.     PENUTUP

KESIMPULAN
Demikian rencana bisnis yang dapat saya buat kurang lebihnya harap dimaklumi. Dan pada intinya Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba sebesar-besarnya. Secara historis, bisnis berasal dari kata business yang berasal dari kata dasar busy yang berarti “sibuk”. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
 Dalam ekonomi kapatalis, kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Dari analisis diatas, penulis dapat menyimpulkan bahwa menjalankan suatu bisnis itu tidak mudah kita harus memahami apa saja komponen-komponen yang ada di dalam bisnis. Sehingga, kita tidak mengalami kerugian atau gulung tikar dari usaha yang kita jalankan.
Bisnis industri kuliner merupakan salah satu bisnis yang paling laris saat ini, masih banyak nya orang orang masih butuh akan jajahan kuliner atau tempat kuliner yang berkualitas bagus dan terjangkau harganya. Dengan demikian, bisnis kuliner seperti inilah yang menjadi solusi bagi masyarakat menengah ke bawah
 Dari perencanaan bisnis diatas maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut:
a.       Bakso tenyata memiliki banyak pilihan menu, pada ntinya kita dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk peluang bisnis.
b.      Pengolahan bakso cukup mudah dan bumbu yang dibutuhkan pun tidak sulit untuk di dapatkan